Sekolah Laboratorium Pancasila( SLP )
Sekolah Laboratorium Pancasila (SLP) adalah sebuah program inovasi pendidikan karakter bangsa untuk sekolah dasar dan menengah, yang menginternalisasikan nilai-nilai karakter bangsa secara periodik dan konsisten, dengan berbagai metode dan sarpras pendukung, yang dilakukan secara bergotong-royong, dan bertujuan untuk mendorong perubahan wawasan dan perilaku positif peserta didik, dengan hasil penelitian yang akuntabel pada setiap satuan pendidikan.
Visi SLP adalah membentuk Pelajar Berkarakter Kebangsaan, yaitu pelajar yang memiliki karakter dan jatidiri bangsa Indonesia, yang tercermin melalui pemahaman dan pengamalan 4 Konsensus Dasar Bangsa (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika), 18 nilai penguatan pendidikan karakter, dan semangat bela negara, serta mampu menerapkan pangan bergizi dan pola hidup sehat, mencegah terjadinya degradasi moral, turut melestarikan lingkungan hidup, dan berjiwa wirausaha.
SLP lahir atas keprihatinan kami, terhadap degradasi pemahaman nilai-nilai karakter bangsa, kurangnya pemahaman pangan bergizi dan pola hidup sehat, degradasi moral, dan minimnya penerapan pelestarian lingkungan hidup, serta permasalahan ekonomi pada Generasi Alpha dan Z. Hal ini sesuai dengan Permendagri RI No. 29 Tahun 2011 tentang Pedoman Pemerintah Daerah dalam Rangka Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila, dan Permendikdasmen RI No. 13 Tahun 2025 tentang Kurikulum pada PAUD, Pendidikan Dasar, dan Menengah, di antaranya memuat pentingnya pembelajaran mendalam (Deep Learning) dan penyediaan Ektrakurikuler berbasis karakter pada setiap sekolah. Oleh sebab itu, kami telah melakukan penelitian dan uji coba Inovasi Pendidikan Karakter Bangsa melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Sekolah Laboratorium Pancasila (SLP) yang mengusung kolaborasi multihelix.
Pada awal Tahun 2023, Bakesbangpol Prov DKI Jakarta & Dinas Pendidikan Prov DKI Jakarta, bersinergi dengan Yayasan Pendidikan Laboratorium Pancasila (YPLP), dalam melakukan Pra Penelitian Inovasi SLP, dengan mensosialisasikan Nilai-nilai Kebangsaan secara terbatas pada 350 Sekolah SD, SMP, SMA, SMK di Provinsi DKI Jakarta.
Kemudian pada Januari 2024, kami secara swadaya melanjutkan pada fase uji coba dan penelitian SLP, pada dua (2) Sekolah Provinsi DKI Jakarta, yaitu SDN Lagoa 07 Jakarta Utara dan SMPN 28 Jakarta Pusat. Lalu atas permintaan Kepala Sudin Pendidikan Wilayah I Jakarta Timur, Ibu Dra. Linda Romauli Siregar, maka penelitian SLP diperluas ke 28 sekolah SD dan SMP di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur (IKN). Hal itu dilakukan untuk mendapatkan variasi hasil dan data lapangan yang lebih kaya dan komplit, hingga kemudian pada tanggal 13/9/24 Menko PMK RI Bapak Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.AP berkunjung ke SDN 013 Penajam, dan meresmikan uji coba SLP di 28 sekolah SD dan SMP Kabupaten PPU, Provinsi Kalimantan Timur.
Kegiatan penelitian Inovasi SLP ini telah diuji secara akademik, pada Ujian Akhir Disertasi Doktoral Ilmu Administrasi Publik, Universitas Brawijaya (UB) Malang pada 11 Juli 2025, dan telah dinyatatakan lulus dan layak untuk menjadi solusi nasional dalam Pembangunan Karakter Kebangsaan bagi Generasi Alpha dan Z, diantaranya oleh: Prof. Dr. Abdullah Said, M.Si, Prof. Dr. Choirul Saleh, M.Si, dan Prof. Dr. Sumartono, MS, Guru Besar UB; Prof. Dr. Imron Arifin , M.Pd, Guru Besar Universitas Negeri Malang; Prof. Warsito, S.Si, DEA, Ph.D, Deputi Bidang Koordinasi Penguatan Karakter dan Jati Diri Bangsa Kemenko PMK RI; serta Dr. Sonny Harry Budiutomo Harmadi, SE, ME, Wakil Kepala BPS RI & Komisaris JIEP. Oleh karena itu, Kemenko PMK RI sebagai leading sektor Penguatan Karakter dan Jati Diri Bangsa, telah mendukung SDN Lagoa 07 Jakarta Utara dan SMPN 28 Jakarta Pusat sebagai percontohan nasional SLP, yang ke depan diharapkan dapat direplikasi secara luas di seluruh wilayah Indonesia dalam rangka mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Salam Pancasila!